Apa Jadinya kalau Satu Planet Hilang dari Tata Surya

Komentar
X
Bagikan

Pernahkah kamu berpikir apa yang akan terjadi pada tata surya kalian yang “saling terhubung sempurna” itu jika salah satu planetnya hilang? Misalnya, planet yang terdekat dengan Matahari Merkurius, kan? Oh, sangat kecil! Jadi akan seperti apa ya keadaan di Bumi? Hmm, tidak ada perubahan di tata surya. Itu karena gravitasi.

Setiap benda yang memiliki massa akan menarik benda lain karena gaya gravitasinya. Semakin besar massanya, akan semakin besar pula gayanya. Merkurius adalah planet terkecil di tata surya. Sehingga, gaya yang dimilikinya tidak terlalu besar untuk ukuran benda langit. Tapi bagaimana dengan planet lain?

URUTAN WAKTU:

Merkurius 0:45

Venus 1:38

Mars 2:39

Jupiter 3:53

Saturnus 5:18

Uranus 6:07

Neptunus 6:53

Bulan 8:02

#luarangkasa #planet #sisiterang

RINGKASAN:

– Merkurius adalah planet terkecil di tata surya. Sehingga, gaya yang dimilikinya tidak terlalu besar untuk ukuran benda langit.

– Pada jarak 80 juta kilometer, Merkurius begitu jauh dari Bumi. Jadi, gaya gravitasi di antara kedua planet ini tidak begitu kuat.

– Venus! Inilah planet terpanas di tata surya kalian. Satu hari di sini setara dengan 117 hari di Bumi.

– Ada sabuk asteroid besar antara Mars dan Jupiter. Kamu tahu kan, asteroid dan Bumi tidak cukup bersahabat.

– Jupiter biasanya menopang asteroid dengan gravitasinya yang kuat. Tapi, dari waktu ke waktu, asteroid ini melepaskan diri dan mulai bergerak menuju Matahari.

– Mars bisa juga berfungsi seperti ketapel raksasa yang melontarkan batu asteroid ke arah bumi.

– Jupiter bobotnya 3 kali lebih berat dari gabungan semua planet di sekitarnya!

– Dengan kekuatan gravitasinya yang sangat besar, Jupiter telah melindungi Bumi dari asteroid dan puing-puing luar angkasa lainnya selama 4½ miliar tahun terakhir!

– Gaya tarikan gravitasi matahari mengirimkan semua benda itu ke planet-planet dalam, dan termasuk Bumi! Akan ada beberapa perubahan kecil dalam orbit planet lain, tapi itu akan terjadi beberapa ribu tahun kemudian.

– Nah, sekarang Saturnus. Kalian pasti tahu planet bercincin cantik itu! Para ilmuwan mengatakan, suatu hari cincin itu akan menghilang saat gravitasi menariknya menjadi hujan es.

– Uranus juga besar. Planet terbesar ke-3 di tata surya.

– Tanpa tarikan gravitasi Neptunus yang menjaga semuanya tetap stabil, orbit akan saling bersilangan, dan benda langit saling bertabrakan!

– Lalu bagaimana dengan Bulan? Apa yang telah terjadi pada poros Bumi? Jadi miring begitu. Wah, lebih miring dari sebelumnya! Cuaca di bumi menjadi tak terkendali. Tidak ada musim sama sekali, dan zaman es baru akan segera tiba!

– Hari sekarang hanya berlangsung 6 sampai 12 jam karena tidak ada lagi gravitasi bulan yang memperlambat rotasi bumi. Tidak ada lagi gerhana bulan atau matahari yang dapat dilihat.

– Jadi kesimpulannya, dari semua planet di sistem tata surya kalian, hanya hilangnya Jupiter yang akan menjadi masalah besar bagi Bumi. Maka, pernyataan ini sepertinya benar: tata surya adalah sistem yang saling terhubung dan tersusun sempurna!

Berlangganan Sisi Terang https://www.youtube.com/channel/UCSg-Y9uI1E-my-I4WKKioEQ

Musik oleh Epidemic Sound https://www.epidemicsound.com/

Materi stok (foto, rekaman, dan lain-lain):

https://www.depositphotos.com
https://www.shutterstock.com
https://www.eastnews.ru, SISI TERANG, Bright Side Indonesia, planet, bintang, fakta luar angkasa, ilmu yang menyenangkan, Bumi, Bulan, Matahari, astronomi, astronom, fakta tentang jagat raya, luar angkasa, galaksi, Tata Surya, alam semesta, astrofisika, bagaimana jika, Merkurius, Venus, Zona Layak Huni, Planet Merah, Mars, Gas Raksasa, Uranus, Pluto, NASA, Neptunus, rotasi Bumi

Tinggalkan Balasan