Kelas Online Youtube Mastery

MENGENAL ASTEROID, KOMET DAN METEOR

Comment
X
Share

MENGENAL ASTEROID, KOMET DAN METEOR

Alam semesta yang sangat luas ini tentunya memiliki objek-objek luar angkasa yang beraneka ragam, diantaranya adalah planet, bintang, galaksi dan masih banyak lagi, hingga batas penemuan manusia yang dinamakan universe atau alam semesta

Namun sebelum kita membahas hal yang besar tadi, mari kita kembali ke tata surya, tempat bumi kita berada dan kita bahas objek yang satu ini..!!

Di awali dengan Asteroid. Asteroid adalah benda langit berukuran sangat kecil dan juga memiliki orbit terhadap matahari. yang artinya asteroid juga mengelilingi matahari.

Asteroid terbentuk dari sisa-sisa awal mula terbentuknya sebuah sistem tata surya, serpihan-serpihan yang dapat mengorbit matahari dan memiliki ukuran cukup besar akan menjadi sebuah planet, namun sisanya hanya akan menjadi serpihan kecil dan beraneka bentuk, yang disebut asteroid. Maka dari itu asteroid juga memiliki sedikit kandungan logam seperti nikel dan besi.

Di tata surya kita ada sebuah tempat yang menjadi tempat berkumpulnya para asteroid yang dinamakan sabuk asteroid.

Asteroid-asteroid ini berkumpul di sebuah lintasan yang berada di antara jalur lintasan orbit Mars dan Jupiter. Di dalam sabuk asteroid ini memiliki empat asteroid paling besar yang pernah diteliti, diantaranya ada asteroid Ceres, Vesta, Pallas, dan Hygiea.

Ukuran terbesar asteroid yang ada di tata surya kita adalah asteroid yang bernama Ceres, asteroid ini memiliki ukuran sekitar 950 km, selain itu ada juga asterod yang memiliki ukuran sangat kecil sehingga keberadaannya terlihat seperti batuan biasa yang melayang di luar angkasa.

Lanjutkan di video ya kawan..!! Terima kasih

========================================
Video Footage by : NASA, PhotoPills, Universe Sanbox
========================================

== TERIMA KASIH Telah Menonton ==
#Asteroid #Antariksa #Astronomi

Disclaimer – Some contents are used for educational purpose under fair use. Copyright Disclaimer Under Section 107 of the Copyright Act 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Non-profit, educational or personal use tips the balance in favor of fair use.

Beberapa konten digunakan untuk tujuan pendidikan di bawah penggunaan yang adil. Penafian Hak Cipta Berdasarkan Bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976, tunjangan dibuat untuk “penggunaan yang adil” untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin melanggar. Penggunaan nirlaba, edukasi, atau pribadi memberi keseimbangan yang mendukung penggunaan yang adil.

For Copyrigth Issues / Untuk Masalah Hak Cipta Dan Bisnis/Kerja Sama : [email protected], uk creative, nasa, matahari, tata surya, alam, viral, trending, video terbaru, LUAR ANGKASA, PLANET, BUMI, ASTRONOMI, EXOPLANET, MERKURIUS, VENUS, MARS, JUPITER, SATURNUS, URANUS, NEPTUNUS, PLUTO, BULAN, ANTARIKSA, CHANNEL ASTRONOMI, FLAT EARTH, BUMI DATAR, BUMI BULAT, KONSPIRASI NASA, BLACK HOLE, LUBANG HITAM, LUBANG CACING, KONSPIRASI ANGKASA, NEIL AMSTRONG, HOAX BUMI DATAR, PROXIMA CENTAURI, ALPHA CENTAURI, CHANNEL PLANET, CHANNEL ANGKASA, CHANNEL ANGKASA TERLENGKA[, ASTRONOMI CHANNEL

Leave a Reply

Your email address will not be published.